Minggu, 14 Mei 2017

AKU LELAH. AKU MENYERAH......... (atau tidak...?)


20 November 2010
aq memang tak punya apapun untuk aq banggakan,
hanya nasib'lah yang aq pertaruhkan untuk melakukan semuannya.

apakah setiap bahagia tak punya masalah...?
apakah setiap senyum tak punya kesedihan....?
apakah setiap tawa tak punya tangisan....?
apakah setiap malas tak berpikir tanggung jawab....?
apakah setiap pecundang tak ingin menang...?
apakah setiap yang kau lihat adalah yang kau pikirkan...?
apakah seorang ARI RESTU adalah aku...?
tak ada seorangpun yang lebih mengenal aq selain aq sendiri.

aq bermimpi dengan asa_ku sendiri,
aq melangkah dengan kaki_ku sendiri,
aq meraih dengan tangan_ku sendiri,
aq merasakan lelah_ku sendiri,
aq menikmati perih_ku sendiri.
apakah semua harus ku katakan...?

setiap masalah, aq selesaikan sendiri. biarlah bahagia_nya untuk_mu.
setiap kesedihan, aq selesaikan sendiri. biarlah senyum_nya untuk_mu.
setiap tangis, aq selesaikan sendiri. biarlah tawa_nya untuk_mu.
setiap tanggung jawab, aq selesaikan sendiri. biarlah malas_nya untuk_mu.

saat ini aq mulai merasa lelah menuntun_mu,
setiap niat, usaha & keringat untuk_mu tak kau anggap.
aq tak berharap mendapat pujian, piagam ataupun piala atas semua.
karena aq cukup tahu diri bahwa masih jauh dari sempurna.

tapi ketika kau anggap semua adalah salah,
ketika kau anggap semua hanya untuk diriku sendiri.
maka semua usaha_ku hancur bersama keringat yang terbuang sia-sia.
dan yang terjadi adalah kemarahan di atas nelangsa.

hanya satu harapan dalam hati, hargai setiap usaha_ku.
setiap sedih, tangis, aral & rintang tetap berusaha aq lalui.
karena setiap tetes semangat_ku hanya untuk bahagia_mu.
(bila kau tahu...............)


"I Wish I Had A Friend like Me..."


Kamis, 14 Juni 2012

BUKAN MEREKA YANG LAYAK MATI

sunyi sendiri menatap tubuh kotor penuh nista.
tak pernah aq mimpi untuk mati diatas sampah bumi.
merangkak dan mengais sisa sisa idealisme.
entahlah....

lubang-lubang tambang tertawa menghina.
demi sebuah Pendapatan Asli Daerah.
gunung gunung sampah mendongak sombong.
demi sebuah nama yakni kebersihan.
hamparan limbah serupa samudra,
sombong dan angkuh pada pertiwi.
demi sebuah nama yakni keindahan negeri.
mungkinkah...

semua sisa - sisa sampah kotor idealisme.
semua sisa sisa keangkuhan politisme.
anjing kalian...!!! KALIAN ANJING...!!!! 
Tumpang Pitu menangis histeris dalam diam.

salahkah sebuah gunung untuk nyawa petani...???
salahkah selembar laut untuk sesuap nasi nelayan...???
bagiku tidak...!!!!
pikir...!!! renungkan...!!! dari mana asal kalian semua...!!!????
babi kalian...!!! KALIAN BABI...!!!!!!! 
Tumpang Pitu bukan kuburan, tapi sekarang sudah.

mereka tumbal - tumbal sebuah nama.
dimana kepala dan otak kalian ketika bertindak...!!!???

petani & nelayan bukan sampah.
Tumpang Pitu bukan sampah.
 kalian yang sampah...!!! KALIAN SAMPAAAAAAAH...!!!
kalianlah sampah - sampah yg pantas mati dalam istana sampah...

bukan petani dengan padi di sawah'nya,,,,
bukan nelayan dengan ikan di laut'nya,,,
bukan aq dengan semua teman - teman'ku.
juga bukan bumi dengan segala indah'nya.
bukan mereka.......derita mereka menyesakkan dada.......

Ya Allah,,,Ya Rabb yang maha pengasih...
mohonkan pada kami kasih & sayang'Mu.
demi sesuap nasi...
demi sebuah nama....
demi sebuah harga diri...
demi sebuah,,,
nyawa bumi....